APD Investama Indonesia.

Hati-hati Penipuan Melalui Telegram Ajakan Investasi

*PERHATIAN*

Teman2 harap berhati-hati perihal penawaran investasi yang menggunakan nama dan logo dari APD INVESTAMA yang kami dapat melalui Group Telegram seperti gambar yang kami tampilkan di halaman web ini, kedua Chanel/Group Telegram Mengatas namakan APD Investama keduanya PALSU dan PENIPUAN, harap teman2 semua lebih bijaksana dalam menerima informasi dengan penawaran keuntungan yg bersifat *Pasti* ataupun keuntungan yg di berikan sangat tidak wajar.
Hal tersebut merupakan suatu indikasi penipuan.

Kami mewakili APD INVESTAMA terkait kerugian yang ditimbulkan merupakan buka dari pihak kami, hanyalah merupakan oknum yg mengatas namakan dan penggunaan logo kami.

Terimakasih tema2 harap waspada dan lebih bijak. 🙂

Untuk meningkatkan Literasi keuangan dan investama teman-teman perlu memahami secara detail investasi yang akan kalian ikuti, disini saya akan mengulas modus penipuan ajakan investasi yang banyak sekali di Aplikasi Telegram ini, berikut ulasannya:


penipuan

Pengguanaan Nama dan Logo orang lain untuk melakukan penipuan, dan member tertera hingga ribuan bukan menjadi acuan bahwa investasi ini aman, seiring berjalan nya waktu Group/Chanel telegram ini berubah-ubah nama dan logo, semua data yang di cantumkan Fikitif dan Palsu.


Penipuan

Dalam penawarannya menggunakan kalimat pasti, nilai hasil investasi sangat besar tidak masuk akal, hal seperti ini merupakan indikasi awal Penipuan Investasi Bodong, dalam Investasi yg memberikan janji pasti dan imbal hasil di atas LPS wajib di waspadai dan di cermati.


Percakapan Fikitif yang berlangsung dalam Obrolan Gorup, dengan memiliki banyak akun telegram seolah-olah obrolan benar-benar terjadi, padahal yang sebenernya bertujuan agar menarik banyak orang masuk kedalamnya, dan cenderung group dalam mode Private sehingga anda tidak leluasa berdiskusi, dan tidak menampilkan sedikitpun nomor resmi mereka.

Untuk pengguna Telegram kami sarankan Mengubah pengaturan ke Mode Privasi sehingga tidak ada orang yang sembarangan bisa memasukan ke Group.


Jika teman-teman mengalami Penipiuan segera laporkan Rekening Pemilik yg digunakan untuk Menerima uang Anda melalui penerbit bank yang di gunakan, dan teman-teman bisa melaporkan rekening Penipuan melalui website https://cekrekening.id/ link website tersebut merupakan milik Kementrian Komunikasi dan Informatika RI dan bertujuan untuk membantu pembeli melakukan pengecekan sebelum bertransaksi online. Anda akan mengetahui apakah nomor rekening tersebut memiliki sejarah laporan terkait kasus penipuan. Mengutip dari cekaja.com, berikut ini adalah cara melaporkan penipuan online dengan memeriksa nomor rekeningnya:

  1. Pilih nama bank.
  2. Masukkan nomor rekening penjual online yang dimaksud.
  3. Lakukan verifikasi pengajuan pengecekan dengan menyentang re-captcha.
  4. Klik tombol “Periksa Rekening”.
  5. Tampilan informasi terkait rekening akan muncul.

Dan kami telusuri Rekening yg digunakan oleh modus penipuan di Telegram kali ini Menggunakan Aplikasi DANA, sehinggan anda bisa melaporkan rekening VA (Virtual Account) yg di gunakan penipuan ke https://dana.id/contactus atau bisa ke Whatsapp DANA Care di https://wa.me/6281911500445.

Cara baca Virtual akun yg digunakan Penipu dari Aplikas DANA, umum nya di awali dengan angka 8528 (kode DANA untuk Bank Peramta, dan angka 8059 (kode DANA untu CIMB NIAGA).

Contoh: Rekening VA dari Aplikasi DANA yg di gunakan Penipu 8528082184189987 (angka cetak Tebal merupakan Kode VA DANA Bank Permata & dan angka cetak miring merupakan nomor HP si Penipu).
ini beberapa list Akun VA DANA yg digunakan Penipu:
– 8528082184189987
– 8528085702779179
– 8059085702779179

DAFTAR AKUN PALSU PENIPUAN, HARAP HATI-HATI

*Seiring berjalannya waktu modus penipuan di Telegram ini selalu akan berubah-ubah nama, dan dalam percakapan group yg ada didalamnya merupakan manipulasi obrolan (Phising), dan bukti2 tranfer yg digunakan modus penipuan merupakan palsu, dan di ulang-ulang, harap berhati-hati, masih banyak lagi Penipuan di Telegram yg mungkin menggunakan nama lain.

Tulis Komentar